BERSAMA KEKOSONGAN YANG ADA
Dimana harus kumulai bicara . . . .
membuka rahasia dan rasa
yang tersimpan di dalam hati,
Untuk yang ke sekian kalinya
mengasingkan satu persatu
melindungi hati yang kian membara
diantara risau dan sedih.
Tapi pada siapa dan di mana
harus kunyatakan segalanya.
Sampai dini hari mengisi waktu
diriku masih juga diam tertunduk
di atas meja-meja usang dan
debu yang kecoklat-coklatan.
Sengaja kubiarkan bermesraan
dengan lilin yang hampir padam. Baca entri selengkapnya »