KRISTALISASI KERINGAT PARA PBS IPA

By gunawan96

       Sejak 1 juni 2006 para PBS IPA melakukan kerja keras tak kenal waktu, tak kenal lelah, dan tak kenal bosan. Digembleng dengan berbagai cara untuk menghidupkan KKG  di semua gugus yang ada di Banjarbaru. Ada kalanya pagi, siang, sore,  bahkan malam hari. Semua PBS IPA diberikan bimbingan teknis, pendalaman materi, diskusi, sampai pelaporan dan pemantauan yang berstandar ( aku sih enjoi aja… pembimbingnya pak Zaenal orangnya cakep, keren, pinter lagi, ..yang paling aku suka tiap kali menerima laporan dalam forum diskusi beliau bilang “ Bagus “ walaupun tidak terukur sebagus apa… tapi kata-katanya itu lho yang membuat kita tidak putus asa, dan merasa dimanusiakan ). Semua kegiatan tidak pernah diukur dengan uang, tidak pernah ada harga yang pantas untuk membayar indahnya hubungan kerja antara pembimbing dan para PBS.  Sampai pada kegiatan dilapangan semua PBS dipantau didukung dengan sepenuh hati. Setiap ada permasalahan selalu dipecahkan dalam forum KKPBS ( Kelompok Kerja Guru Pemandu Bidang Studi ) IPA. Nah , diforum inilah yang paling menarik. Jaringan kerja dan jaringan informasi terjalin erat sekali ( Ketuanya pak Balawi ,oke banget…cerdas, tegas, kepekaan sosialnya tinggi, tanggap setiap permasalahan, cekatan, pinter melakukan negosiasi, …cakep, berkumis lagi). Tidak ada masalah yang ditutupi…semua menerapkan azas keterbukaan. Masalah satu orang pemandu juga merupakan masalah bersama dan solusi / jalan keluar selalu dicari bersama sama. Semua menjadi mudah. Semua menjadi indah. Tidak ada yang merasa sungkan karena tidak ada yang saling membunuh karakter, yang ada saling membimbing, saling membina, dan saling melengkapi ( Selain ketua, ada  kepala sekolah ( bu Latifah ) diantara para pemandu yang bisa bersikap keibuan, lembut, bersahaja, mau berbagi ilmu, menghargai kepada yang lebih muda, hormat kepada yang lebih tua, dan caranya melakukan pendekatan itu lho yang saya pelajari darinya, ..pokoknya oke banget pembawaannya, pengalamannya luar biasa deh ). Tidak ada masalah yang basi , semua terpecahkan . Bahkan kegiatan KKG yang dilakukan setiap gugus dapat menemukan ide pemecahan masalah dan diseminarkan ( itu suatu kemajuan… Bravo untuk para PBS IPA ).

 

       Dari rentetan kegiatan KKG dan KKPBS itulah yang mendapat perhatian serius wali kota Banjarbaru. Wali kota tidak segan-segan hadir dalam forum Evaluasi KKG MGMP yang diprakarsai LPMP yang dilaksanakan di aula LPMP jalan gotongroyong Banjarbaru Kalimantan selatan ( Allahuakbar .. baru ini wali kota yang perhatiannya pada pendidikan sangat luar biasa sehingga berkenan turun langsung di forum guru). Yang lebih membanggakan lagi , wali kota berkenan mengakomodir semua permasalahan dan keperluan KKG MGMP, bahkan semua pemandu IPA difasilitasi ( Diberi reword sebuah laptop ) untuk menunjang kelancaran kerja dan tugas pemandu ( ini yang membuat pihak lain jadi kepingin ). Memang pantas para pemandu diberi reword karena jerih payahnya membimbing rekan-rekan guru IPA digugus masing-masing menghasilkan perubahan kearah peningkatan yang menggembirakan. Pola pembelajaran mengarah pada proses tidak lagi konvensional. Siswa menjadi lebih aktif terlibat pada proses dan hasil ujian mengalami peningkatan signifikan. Pola jaringan kerjanya itu lho yang menjadikan PBS IPA solit dalam menghadapi permasalahan dan tuntutan dunia pendidikan saat ini ( Jangan masgul dulu…. didepan masih ada tuntutan yang lumayan berat ).

 

       Namun PBS IPA perlu kerja keras lagi untuk membuktikan kualitasnya. Tahun ini sekolah dihadapkan pada standar nasional melalui UN ( Ujian Nasional ). Diharapkan prestasi siswa yang dulu mengalami kenaikan, sekarang lebih meningkat diukur dengan standar yang lebih falid yaitu UN ( nah lho..kena batunya ).  Untuk itu PBS perlu kerja lebih keras membuktikan dirinya disekolah masing-masing dan membuktikan di sekolah binaannya bahwa selama ini pembelajaran menghasilkan suatu peningkatan. Memang berat tugas PBS , tidak hanya mengenai dirinya sendiri tetapi juga menyangkut sekolah binaannya ( anda baru tahu kan ?! makanya hargai PBS ). PBS perlu semangat lebih dan jangan ada kata mundur. Mari bersama-sama kita kerja keras, kristalisasi keringat untuk memajukan dunia pendidikan di kota Banajarbau. Mari kita buktikan . Memang tidak mudah, tetapi juga tidak sulit jika ada semangat, kebersamaan, dan doa. Kita ujung tombak dunia pendidikan , jika ujung tombaknya tajam maka sasaran akan mudah ditaklukkan. Oke..selamat berjuang teman-teman PBS . Mari kita bangun dunia pendidikan banjarbaru mulai dari kita yang mengawali. Kristalisasi keringat anda para PBS yang akan mengukir banjarbaru ini sebagai kota pendidikan yang berkualitas. Bravo…selamat berjuang ! untuk para PBS IPA.

      

 

 

 

 

 

2 Tanggapan ke “KRISTALISASI KERINGAT PARA PBS IPA”

  1. latifah04 Berkata:

    Rasa tanggung jawab inilah yang membuat kita mampu berbuat walaupun kadang-kadang harus mengorbankan yang lainnya. Tidak sekedar pintar, mampu dan sebagainya tapi yang pasti kemauan dan kesadaran kitalah yang mendorong sehingga kita mau belajar dan bekerja semaksimal mungkin. Tapi ingin yang masih perlu kita perbaiki dalam diri kita adalah disiplin. Disiplin diri sangat penting, kita harus komitmen dalam melakukan sesuatu hal (baik saat belajar ataupun saat bekerja). Dalam hal ini disiplin waktu kadang-kadang sudah menjadi budaya (jam karet), kalau kita sudah bisa berdisiplin dengan waktu maka waktu kita tidak akan terbuang spercuma. Hargai waktu, karena waktu adalah uang.

    Ok, Selamat berjuang sahabatku!!! Siapa lagi yang mau memperjuangakan nasib guru dan nasib anak-anak didik kita.
    Mulailah dengan Bismillahitawakkaltu’alallah laa hawlawalakuwwataillabillah

  2. gunawan96 Berkata:

    Disiplin sebuah kunci keberhasilan…begitu kita sering memberikan motifasi kepada siswa. Tetapi kita sendiri sering molor. Hal itu menandakan Disiplin mudah diucapkan tapi banyak tantangan untuk menwujudkan. Pasti harus ada kepentingan yang dikorbankan. Semua kembali pada komitmen. Memang berat…kita selalu berusaha disiplin tetapi Tuhan juga yang menentukan.

    Terima kasih komentarnya. Salam ………..

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.