TITIP RINDU BUAT SAHABAT LAMA (Puskesmas kertak hanyar 1987 )

By gunawan96

BERSAMA KEKOSONGAN YANG ADA

 

Dimana harus kumulai bicara . . . .

membuka rahasia dan rasa

yang tersimpan di dalam hati,

Untuk yang ke sekian kalinya

mengasingkan satu persatu

melindungi hati yang kian membara

diantara risau dan sedih.

       Tapi pada siapa dan di mana

       harus kunyatakan segalanya.

       Sampai dini hari mengisi waktu

       diriku masih juga diam tertunduk

       di atas meja-meja usang dan

       debu yang kecoklat-coklatan.

       Sengaja kubiarkan bermesraan

       dengan lilin yang hampir padam.

 

BAYANG-BAYANG BAUR

Kabut malam menggumam

aku tafakur, memaksa diri tersenyum

Perjalanan masih jauh

jiwaku telah melagu.

          Kupandangi bayangku pada bibir malam

          tertawa sendiri

          tertunduk ragu atas hasratku

          harus kuakui aku frustasi

          Jalan hidup masih menanti

          terpatri pada …..

Langit malam mendesah

aku makin lelah menyibak sepi

kini biarlah ku sendiri

tengadah menatap bayang-bayang baur

 

KENANGKAN INGAT LUPAKAN JANGAN

Bila kau berteduh dibawah rindangnya

pohon

satu hal yang harus kau ingat,

si penanam pohon itu

          Memaafkan

          adalah semerbak yang dilontarkan bunga

          kepada kaki yang menginjaknya

Kebahagiaan itu sesungguhnya

adalah pantulan dari kasih sayang kita

kepada sesama

          Biar layar robek

          Biar kemudi patah

          . . . . .

          . . . . . .

 

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.